Kabargaruda.com, Jakarta - Partai Garuda lolos verifikasi faktual Pemilu untuk kali pertama. Partai itu tak mengandalkan tokoh dan donor anggaran yang besar. Tapi, sebagian pengurus mencari donor dari jejaring bisnisnya.

Saat ditanya apa Partai Garuda berani mempublikasikan aliran dananya, Ketua Umum Partai Garuda, Ahmad Ridha Sabana mengatakan sangat siap sekali.
Ridha juga berkata tak ada aliran dana dari mantan bosnya di Televisi Pendidikan Indonesia (TPI), Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut, putri Presiden Ke 2 RI, Soeharto.

Ridha mengatakan, untuk menarik kader, Partai Garuda lebih memilih memanfaatkan sosial media untuk menggencarkan “private message”. Pola pemantauan kinerja dan administrasi dibuat terstruktur melalui sistem basis data internal partai yang terhubung secara online.

Ridha menjelaskan Partai Garuda tak bergerak secara senyap. Tapi, justru karena orang tak mengenal dirinya maupun pengurus lain sehingga sunyi dari radar media.

Partai Garuda tak memiliki media maupun kader artis. “Kalau saya selebritas, satria bergitar gitu, saya datang ke daerah, banyak yang ngerubungi saya. Atau, kalau saya misalnya dulu pekerja media, presenter mungkin jadi saya bisa kontak teman-teman saya,” katanya seperti dikutip dari laman Tirto.id pada Rabu (20/6/2018) yang lalu.