Kabargaruda.com, Makassar - Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) akan pantau pergerakan Calon Anggota Legislatifnya (Caleg) melalui data yang diberikan oleh Caleg yang bersangkutan.

Ketua DPD Partai Garuda Sulawesi Selatan (Sulsel), Mohammad Ilham Abdullah mengatakan, bahwa partainya mengharuskan Caleg dan tim suksesnya (timses) untuk memiliki data calon pemilih di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing. Calon pemilih itu, terutama mereka yang kemungkinan besar akan memberikan suaranya untuk caleg yang bersangkutan.

"Mereka akan mendatangi warga dan datang ke rumah. Pendekatan ideologis. Kemudian, mereka akan minta KTP dan nomor warga tersebut. Kalau diberikan, artinya kan terbuka peluang didukung, karena tidak sembarang yang mau kasih," terang Mohammad Ilham secara tertulis kepada KabarGarudaCom, Senin (3/12/2018).

Nantinya data calon pemilih itu akan dimasukkan ke dalam sistem yang dikembangkan oleh DPP Garuda. Sistem itu, merekapitulasi calon pemilih yang diklaim si caleg. Data itu, hanya bisa diketahui oleh pengurus di DPP.

Secara periodik data itu akan disampaikan ke DPD Garuda Sulsel. Sehingga, kata Ilham, akan bisa diketahui, mana Caleg yang lemah pergerakannya dan mana yang tidak. Dari situ, lanjut Ilham, pergerakan Caleg bisa diatur.

"Ada evaluasi. Mulai Desember dievaluasi, berapa jumlah dukungan (berupa KTP warga) yang mereka dapat. Kalau banyak, berarti sudah maksimal. Tapi kalau sedikit, akan disampaikan kepada timsesnya, bahwa caleg ini harus push lagi," tutupnya.