Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending
Beranda » Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik

PEDOMAN KODE ETIK JURNALISTIK WEBSITE

1. Independensi

Website dan seluruh wartawan/redaksi wajib menjaga independensi dalam pemberitaan serta tidak berpihak kepada kepentingan politik, bisnis, kelompok, maupun pribadi tertentu.

2. Akurasi dan Verifikasi

Setiap berita wajib berdasarkan fakta dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Redaksi wajib melakukan verifikasi dan konfirmasi sebelum berita dipublikasikan, terutama terhadap informasi yang berpotensi merugikan seseorang atau suatu pihak.

3. Berimbang

Berita harus memberikan ruang yang proporsional kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan suatu persoalan. Pihak yang disebut atau diberitakan secara negatif sedapat mungkin diberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi.

4. Tidak Membuat Berita Bohong

Website dilarang mempublikasikan:

  • berita palsu atau hoaks;
  • informasi yang sengaja menyesatkan;
  • fitnah;
  • tuduhan tanpa dasar;
  • informasi yang belum terverifikasi sebagai fakta.

5. Judul Berita

Judul harus sesuai dengan isi berita dan tidak boleh:

  • menyesatkan pembaca (clickbait);
  • melebih-lebihkan fakta;
  • memelintir pernyataan narasumber;
  • menghakimi seseorang sebelum terdapat fakta atau keputusan yang sah.

6. Pemisahan Fakta dan Opini

Berita harus membedakan antara fakta, pendapat, analisis, dan dugaan. Opini wartawan tidak boleh disajikan seolah-olah sebagai fakta.

7. Hak Jawab dan Hak Koreksi

Setiap pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan diberikan hak untuk memberikan klarifikasi, hak jawab, atau koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.

8. Ralat dan Koreksi Berita

Apabila ditemukan kesalahan dalam pemberitaan, redaksi wajib segera melakukan koreksi atau ralat secara transparan. Kesalahan substansial tidak boleh dibiarkan tanpa perbaikan.

9. Perlindungan Narasumber

Redaksi wajib menghormati kesepakatan dengan narasumber mengenai:

  • identitas rahasia;
  • off the record;
  • embargo;
  • informasi latar belakang (background information).

10. Perlindungan Identitas

Website wajib melindungi identitas korban kejahatan seksual serta anak yang berhadapan dengan hukum sesuai ketentuan Kode Etik Jurnalistik dan peraturan perundang-undangan.

11. Tidak Diskriminatif

Pemberitaan tidak boleh merendahkan atau mendiskriminasi seseorang berdasarkan suku, agama, ras, golongan, jenis kelamin, kondisi fisik, maupun latar belakang sosial.

12. Foto, Video, dan Konten Visual

Foto dan video yang digunakan harus:

  • relevan dengan berita;
  • tidak menyesatkan;
  • memiliki sumber yang jelas;
  • tidak dimanipulasi sehingga mengubah makna fakta;
  • memperhatikan privasi dan kepatutan.

13. Sumber Informasi

Setiap informasi yang diperoleh dari pihak lain, media sosial, dokumen, atau media lain harus diperiksa kebenarannya sebelum dipublikasikan.

Media sosial bukan otomatis merupakan sumber fakta yang telah terverifikasi.

14. Plagiarisme

Redaksi dilarang mengambil karya jurnalistik, foto, video, atau tulisan pihak lain tanpa atribusi yang layak. Jika menggunakan informasi dari media lain, sumber harus disebutkan secara jelas.

15. Konflik Kepentingan

Wartawan dan redaksi wajib menghindari konflik kepentingan. Kepentingan pribadi, keluarga, bisnis, maupun hubungan dengan narasumber tidak boleh memengaruhi independensi berita.

16. Larangan Menerima Imbalan

Wartawan dan redaksi tidak diperbolehkan menerima uang, hadiah, fasilitas, atau bentuk imbalan lainnya yang dapat memengaruhi independensi pemberitaan.

17. Berita Advertorial

Konten berbayar, iklan, advertorial, atau kerja sama komersial harus dibedakan secara jelas dari berita jurnalistik.

18. Konten Sensitif

Redaksi harus berhati-hati dalam menampilkan konten yang mengandung unsur kekerasan, korban kecelakaan, jenazah, pornografi, atau materi sensitif lainnya.

Publikasi harus mempertimbangkan kepentingan publik, kemanusiaan, dan kepatutan.

19. Komentar Pembaca

Website berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang mengandung:

  • fitnah;
  • ujaran kebencian;
  • ancaman;
  • pornografi;
  • spam;
  • informasi palsu;
  • serangan pribadi;
  • konten yang melanggar hukum.

20. Tanggung Jawab Redaksi

Pemimpin redaksi dan jajaran redaksi bertanggung jawab terhadap seluruh konten jurnalistik yang dipublikasikan melalui website, termasuk konten yang telah diperbaiki, diperbarui, atau ditarik.

expand_less