Jubir Gerindra: Keracunan MBG Takkan Terjadi Jika SPPG Patuhi SOP BGN
- account_circle admin
- calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kabargaruda – Juru bicara Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Bahtra Banong, menyebut kasus keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan terjadi jika Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mematuhi prosedur operasional standar (standard operating procedure/SOP) yang sudah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Jumat (11/9/2026), Bahtra menyoroti bakteri pada sampel makanan MBG yang diduga mengakibatkan ratusan siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan.
“Ya, menurut penyampaian tadi kan, termasuk yang di Sumatera Utara, ya kan, ini kan penyebab keracunan itu tentu ada bakteri di sana,” kata dia.
Artinya, kata dia, dapur SPPG yang menyiapkan makanan tersebut tidak menerapkan SOP yang sudah diterbitkan BGN.
“Misalnya soal standarisasi keamanan pangannya, sumber bahan bakunya.”
“Nah kalau itu semua dipatuhi, saya yakin dan percaya, bahwa tidak akan ada kejadian keracunan yang berulang-ulang,” lanjut Bahtra.
Hal semacam itu yang menurut dia perlu dilakukan pengecekan hingga ke level bawah, agar SPPG yang bermasalah tidak merusak citra program MBG.
“Nah ini yang harus dicek ke bawah nih. Jadi jangan kemudian dapur-dapur, segelintir dapur yang bermasalah ini, kemudian merusak citra program yang begitu baik, yang begitu mulia, yang tujuannya untuk bagaimana misalnya peningkatan gizi siswa-siswa kita, peningkatan gizi untuk ibu hamil kita,” bebernya.
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar