Dari Kolaka untuk Indonesia, Bupati H. Amri Paparkan Program Kartu Beramal di Lemhannas
- account_circle admin
- calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar: Istimewa
Kabargaruda.com, Jakarta – Bupati Kolaka H. Amri mendapat kehormatan mewakili peserta terbaik Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026.
Ia memaparkan hasil pembelajaran sekaligus inovasi daerah pada acara penutupan KPPD di Gedung Panca Gatra Lemhannas RI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung 2–11 September 2026 itu diikuti para kepala daerah se-Indonesia. Acara ini merupakan kolaborasi Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri, dan Purnomo Yusgiantoro Center. Penutupan resmi dilakukan oleh Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily.
Di hadapan para pimpinan daerah dan jajaran Lemhannas, Bupati Amri mengangkat penguatan Program Kartu Beramal sebagai bentuk nyata penerapan pembelajaran strategis selama mengikuti KPPD.
Kartu Beramal merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Kolaka yang mengintegrasikan pelayanan dan bantuan bagi masyarakat di berbagai sektor. Mulai dari kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan, hingga perlindungan kelompok rentan.
Program ini menyasar 5 sektor utama melalui 5 instrumen, yakni Kartu Sehat Beramal, Kartu Pintar Beramal, Kartu Tani Beramal, Kartu Perikanan Beramal, dan Kartu KUBISA Beramal untuk lansia dan penyandang disabilitas.
Kelima kartu ini merupakan bagian dari implementasi 9 prioritas pembangunan Beramal. Karena inovasinya, program ini juga telah meraih penghargaan nasional di bidang pelayanan publik terpadu.
Bupati Amri menyebut, materi KPPD tentang kepemimpinan strategis, ketahanan nasional, inovasi kebijakan, tata kelola pemerintahan modern, dan Asta Cita menjadi pijakan untuk memperkuat Kartu Beramal.
“Penguatannya lewat 4 hal, yaitu validasi data penerima manfaat, sinergi lintas OPD, evaluasi berkala, dan pengembangan integrasi digital,” jelas Amri.
Berkat inovasinya, program tersebut juga telah meraih penghargaan nasional di bidang inovasi pelayanan publik terpadu.
Amri menjelaskan, materi KPPD tentang kepemimpinan strategis, ketahanan nasional, inovasi kebijakan, tata kelola pemerintahan modern, dan Asta Cita menjadi pijakan untuk memperkuat Kartu Beramal agar semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Menurut saya, pelayanan publik harus hadir bukan sekadar dalam bentuk program. Tetapi mampu memberikan solusi nyata dan memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh akses secara mudah, adil dan bermartabat,” tegas Amri.
Pemaparan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Bupati Amri untuk membawa hasil pembelajaran KPPD kembali ke Kabupaten Kolaka dan menerapkannya dalam pembangunan daerah.
“Kami ingin Kartu Beramal terus berkembang menjadi sistem pelayanan publik yang semakin terintegrasi, tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Bumi Mekongga,” ujarnya.
“Bagi Pemerintah Kabupaten Kolaka, keberhasilan sebuah inovasi bukan hanya diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat serta kemampuannya menjawab kebutuhan,” pungkasnya.
Dengan pemaparan ini, inovasi Kolaka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memperkuat pelayanan publik berbasis data dan tepat sasaran. (rls/kal)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar